Jelajahi Kopi Jawa : Profil Rasa kaya dengan Aroma Kopi Khas

Jelajahi kopi Jawa: profil rasa yang kaya dengan aroma kopi yang khas dan pengalaman kopi yang menyenangkan
Kopi Indonesia
Pegunungan
Malabar

Salah satu kekuatan Indonesia adalah bahwa ada cincin vulkanik yang membentang dari Sumatera – Jawa – Bali – pulau Timor ke Papua. Tanah vulkanik yang subur menghasilkan kopi dengan rasa tinggi, setiap daerah penghasil kopi di Indonesia memiliki rasa unik tersendiri.
Keunikan kopi Indonesia terletak pada catatan pengujian kopi itu sendiri, industri kopi khusus dunia memandang Indonesia sebagai negara dengan cita rasa kopi yang unik. Tren pecinta kopi di dunia berubah dari gaya Prancis dan Italia yang lebih suka kopi panggang atau bakar menjadi kopi khusus, di mana setiap kopi asal di suatu wilayah memiliki rasa yang unik.

Kopi Jawa adalah salah satu produsen kopi tertua di dunia. Ada banyak cerita kopi jawa memiliki persaingan pemenang kopi spesial di dunia, misalnya java preanger dari Jawa Barat yang memiliki pemenang di Prancis.

A. Provinsi Jawa Barat

Perkebunan kopi tua yang didukung oleh tanah yang subur, perkebunan dimulai dari Belanda yang dijajah di pulau Jawa, kopi ini dibawa dari Malabar India dan kemudian ditanam di tanah Pasundan, Jawa Barat.
Jenis kopi yang banyak ditanam adalah kopi Arabika yang berasal dari Garut dan Bandung.
Ada beberapa jenis kopi Arabika Jawa di Jawa Barat.

Kopi Java Preanger Arabica

  • Kopi Malabar
    Kopi Malabar atau kopi Pangalengan adalah kopi yang dibawa dari Malabar India oleh Hindia Belanda.
    Malabar Coffee Brought from India Sekitar tahun 1699 Wali Kota Amsterdam, Nicholas Witsen, memerintahkan untuk membawa biji kopi untuk dikirim ke Adrian Van Ommen selaku komandan pasukan Belanda di Malabar, India. Bibit kopi Arabika jenis ini kemudian juga dibawa ke Indonesia selama masa kolonial Belanda. Kopi ini sudah sangat populer di antara kopi Java Preanger lainnya.

Kopi preanger Java

  • Menjadi Perkebunan Kopi Malabar Mengingat wilayah Priangan merupakan wilayah dataran tinggi, bibit kopi yang ditanam di bawah pesanan Belanda tumbuh sangat subur. Belanda memilih lokasi di Pengalengan, tepatnya di Desa Margamulya sebagai daerah perkebunan kopi Arabika dari India, yang kemudian berganti nama menjadi Malabar Coffee.
    Profil Kopi Malabar
    Keasaman sedang ke atas
    Rasa Dominan Cokelat dengan Rasa Akhir Rempah, Terkadang Malah Rasa Nangka
    Memiliki Tingkat Konsentrasi Kopi Menengah ke Atas
  • Kopi Ciwidey
    Kopi ini memiliki rasa buah. Kopi ini pernah menjadi kopi termahal di lelang kopi di Amerika Serikat dengan harga sekitar $ 142,86 per kilogram.
  • Kopi Palasari
    Kopi ini berasal dari Desa Cilengkrang, Kabupaten Bandung. Meski tidak banyak orang yang tahu, namun banyak yang mengatakan kopi ini memiliki rasa yang hampir sama dengan jenis kopi Preanger namun tidak terlalu asam.
  • Kopi Papandayan
    Kopi Arabika Papandayan tumbuh dengan baik di sekitar pegunungan Papandayan. Bahkan ketika menuju ke kawasan wisata Gunung Papandayan, Anda dapat dengan mudah menemukan perkebunan kopi di sepanjang jalan. Kopi yang berasal dari daerah ini adalah kopi kacang kuning.
    rasakan keasaman kopi Papandayan Garut yang lebih dominan. Aromanya sangat segar dan seksi.
  • Kopi Gunung Puntang
    Kopi yang satu ini berasal dari Gunung Puntang yang terletak di Kabupaten Bandung dan masih berada di wilayah Pegunungan Malabar. Kopi yang memiliki rasa lebih hemat, teh lemon dan bersih setelah rasa ditanam di ketinggian 1.300 meter di atas permukaan laut, dengan tinggi dan suhu udara yang mendukung pembuatan kopi puntang salah satu kopi yang sangat diminati akhir-akhir ini.
    Kopi Gunung Puntang pernah menjadi juara di Specialty Coffee Association Of America Expo di Atlanta, Amerika Serikat pada tahun 2016.
  • Kopi Cikuray
    Gunung Cikuray memang terkenal sebagai tempat pendakian yang menyenangkan dan seru, namun bagaimana jika gunung ini juga menghasilkan biji kopi yang tak kalah enak dari kopi yang biasa Anda minum. Kopi ini berasal dari Gunung Cikuray, Garut. Rasanya sensasi asam oranye dan memiliki tekstur yang tebal.
    Apalagi aroma kopinya sangat kuat kopi dan aroma kayu banget, sedikit rasa mocha. Sedangkan untuk tubuh bisa terasa berani. Hampir semua kopi Arabika Garut, berdasarkan pengalaman tingkat keasamannya sedang hingga tinggi, meskipun dengan berbagai teknik pengolahan pascapanen hingga disajikan dalam cangkir tetap seperti itu.
  • Kopi Gunung Halu
    Kualitas kopi dari wilayah ini tergolong grade A. Ini masih merupakan jenis Arabika dan seperti kebanyakan kopi Java Preanger lainnya, ia memiliki rasa yang khas. Kopi ini telah banyak diekspor ke Maroko.
    Kopi Gunung Halu dengan proses fermentasi Madu, profil yang keluar adalah: Pisang, Belimbing, Madu Liar, Sweetnees, Tubuh Sedang
  • Kopi Samarang Arabica
    Tingkat keasamannya tidak terlalu dominan dibandingkan dengan kopi arabika Papandayan, kopi arabika Cikuray. Anda bisa mengatakan lebih ke arah cerah (rasa ringan, kering dan tajam) tetapi tidak tajam. Sangat cocok jika bagi Anda yang ingin mencoba kopi Arabika Garut untuk pertama kalinya sehingga Anda tidak terkejut dengan kopi Arabika Garut yang unik.

kopi malabar panggang

  • Garut Jawa preanger
    Kopi asal tunggal Garut pertama kali dibawa oleh kolonial Belanda dan ditanam di daerah pegunungan Jawa Barat di sekitar kota Garut. Luas tanam kopi Garut terletak pada ketinggian minimal 1.300 meter di atas permukaan laut, dimana lahannya masih relatif subur dan memiliki iklim/cuaca yang sejuk. Kopi Garut juga diberi perhatian yang cukup untuk menanam dan mengolah sehingga tidak mengherankan bahwa kopi Garut sekarang menjadi salah satu penghasil kopi terbaik di provinsi Jawa Barat.
    Sebagian besar kabupaten Garut masih ada gunung berapi aktif seperti Gunung Guntur, gunung Papandayan, dan Gunung Talaga Bodas (dekat gunung Galunggung). . Sehingga kurang lebih tentu mempengaruhi tanaman kopi yang didominasi oleh keasaman yang sering ditemukan. Selain itu, kondisi topografi wilayah Garut yang berada pada ketinggian dan masih memiliki cadangan hutan yang melimpah membuat perkebunan kopi Arabika Garut tumbuh dengan baik.
    Wilayah: Jawa Barat,
    Gunung Guntur
    Ketinggian: 1300 – 2000mdp
    Varietas: Typica, Katimor, Lini-S, Bourbon
    Metode Pemrosesan: Proses Alami
    Catatan Bekam: Cokelat, Blueberry, Rasa Bersih, Grapefruit, Grenadine, Buah Tropis, Tembakau Segar

Selain kopi Arabika ada juga petani yang menanam kopi robusta Jawa, terutama di wilayah Garut, Tasikmalaya dan Bogor.



B. Provinsi Jawa Tengah

Kopi Jawa Tengah didominasi oleh biji kopi Robusta. Sentra penghasil kopi Temanggung, Ungaran dan Banjarnegara. Tapi ada juga kopi Arabika di Temanggung, ketinggian 800-1300 di atas permukaan laut. Di mana ada gunung berapi Sindoro dan gunung berapi sumbing

Kopi Java robusta terbaik
Kopi Java Robusta

 

  • Kopi Temanggung

Kopi Jawa Arabika dari Temanggung akan terasa berbeda jika diolah dengan fermentasi alami, Kopi asal Temanggung ini memiliki profil yang dicampur dengan tembakau yang tidak dapat ditemukan dalam biji kopi apapun. Selain itu jenis kopi robusta memiliki aroma yang lebih kuat dibandingkan dengan jenis kopi robusta lainnya. Dan untuk jenis kopi arabika ini memang memiliki ciri khas asam yang tertinggal di mulut.

  • Kopi Muria
    Kopi ini ditanam di Pegunungan Muria dengan penanaman yang luas, termasuk 452 hektar di Kudus. Di wilayah Pati, luasnya sekitar 795 hektare di lereng timur gunung Muria.
    Jenis kopi Muria umumnya robusta dengan rempah-rempah dan rasa manis, karakteristik yang dekat dengan rasa arabika. Selain Robusta, Pegunungan Muria juga memiliki kopi Arabika yang populasinya tidak sebanyak Robusta. Yang unik adalah jenis kopi liberika yang memiliki nomor aroman atau excel,
    Sama seperti Temanggung, produksi kopi Wonosobo besar Kopi paling populer di daerah ini adalah jenis Arabika.
  • Kopi Wonosobo

rasanya unik karena ditanam di ketinggian 1600-2000 meter di atas permukaan laut. Perbedaan antara Arabika dari daerah lain adalah rasa rempah-rempah dan aroma tembakau. Secara alami, kopi wonosobo ditanami tembakau di daerah pertanian yang sama dengan sistem intercropping.
Keunikan lain dari kopi wonosobo adalah rasa karamel. Jadi, bahkan tanpa gula rasanya masih manis.

  • Kopi Ambarawa
    Kopi tunggal memang memiliki rasa yang khas dan aroma yang unik. Profil kopi adalah mocca, karamel, dan sedikit rasa lemon. Uniknya, ada aroma pinus di dalamnya. Hal ini sangat jarang terjadi,
  • Kopi Banjarnegara
    Kopi Arabika Banjarnegara dinyatakan unggul dalam berbagai kategori, yaitu profil kopi: aroma, rasa, ketebalan, keasaman, dan rasa yang melekat pada kerongkongan setelah aftertaste.



C. Provinsi Jawa Timur

Creater gunung Ijen
Creater gunung Ijen

 

  • Kopi Arabika Ijen Jawa
    Jika dibandingkan dengan kopi Arabika lainnya, kopi arabika Ijen jawa agak lebih ringan kopi Arabika dengan tingkat keasaman rendah. Sehingga rasa asam yang disajikan sangat eksotis.
    Rasa yang dimiliki juga sangat unik, yang memiliki rasa kacang dan rasanya sedikit seperti cokelat saat dicicipi. Aroma khas akan terasa saat diseduh untuk pertama kalinya.
    Kopi Jawa Ijen Raung memiliki tekstur yang lembut sehingga terkesan manis dalam penyajiannya.
  • Kopi Arabika Arjuno
    Kopi Arabika Arjuno ditanam di salah satu desa yang terletak di Kecamatan Karangploso, tepatnya di kaki Gunung Arjuna di Kabupaten Malang. Pohon kopi ini ditanam di ketinggian sekitar 900-1500 meter di atas permukaan laut. Kopi Arabika Arjuno diproses dengan fermentasi yang memiliki aroma karamel yang kuat, keasaman sedang dan rasa pahit. Sehingga dengan begitu kopi akan terasa lebih nikmat dan lezat saat diminum.
  • Kopi Arabika Bangelan
    Salah satu kopi arabika Malang yang wajib dicoba adalah kopi arabika Bangelan. Kopi ini ditanam oleh petani di Desa Bangelan, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Malang. Bangelan Coffee telah disertifikasi oleh produksi kopi dunia, UTZ Certified, yang kantor pusatnya berada di Finlandia. Budidaya yang selalu meminimalisir penggunaan bahan kimia menghasilkan biji kopi berkualitas dan mampu bersaing di pasar dunia.
  • Kopi Arabika Jawa
    Kopi Jawa adalah istilah untuk kopi Arabika Malang yang ditanam di dataran tinggi Gunung Semeru tepatnya di desa Pasrujambe. Kopi ini ditanam di atas ketinggian sekitar 1000-1300 meter di atas permukaan laut. Memproduksi biji kopi berkualitas tinggi karena pengobatannya menggunakan bahan organik.
    Aroma karamel begitu terasa, asamnya lebih dominan, namun rasa pahitnya tidak terlalu mengganggu. Kombinasi asam dan pahit cukup oke.
  • Kopi Bromo Tengger Arabica
    Kopi arabika Malang yang wajib dicoba selanjutnya adalah bromo tengger arabica. Jenis kopi ini ditanam di desa Sapikerep di kaki Gunung Bromo. Bibit kopi Bromo tengger dibawa oleh Belanda ke perkebunan di Indonesia. Namun, perkebunan kopi ini kini hanya ditanam untuk kebutuhan pribadi warga setempat.
    Varietas Arabika yang dikembangkan di sana termasuk Lini S, Cobra, dan Komasti. Keunikan kopi Bromo Tengger Arabica ini adalah selain rasanya yang kuat juga memiliki aroma yang beragam dan sedikit aromatik.
  • Kopi Jabung Arabica
    Dari era kolonial Belanda, Jabung telah dikenal sebagai pusat penghasil kopi terbaik. Kopi Arabika Malang ditanam di desa spur kecamatan Jabung di atas 1000 meter di atas permukaan laut. Kopi ini bahkan sudah dikenal oleh masyarakat dunia sejak zaman dahulu karena kualitas biji kopi yang baik sehingga menghasilkan rasa kopi yang sangat lezat.
  • Kopi Kawi Arabica
    Kopi arabika Kawi adalah salah satu kopi Arabika Malang yang ditanam di sekitar Gunung Kawi Kabupaten Malang. Jenis kopi ini umumnya disajikan dengan menggunakan 2 metode. Metode pertama adalah V60 yang akan menyebabkan rasa lembut dan tidak terlalu pahit bahkan tanpa gula.

Metode kedua adalah perjalanan Vietnam yang akan menghasilkan rasa kopi yang lebih manis karena mengandung lebih banyak susu di dalamnya. Bagi yang menyukai rasa yang lebih pahit, Anda bisa memilih metode V60 dan sebaliknya, baik yang suka manis bisa menggunakan metode perjalanan Vietnam.

kopi indonesia

ID Kopi adalah pemasok biji kopi Indonesia,salah satu produknya adalah biji kopi Jawa,jangan ragu untuk menghubungi kami info@indonesiacoffees.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Open chat
Need Inquiry?